Skip to content
V3.0 // STABLE
LOAD 12%
LAT 24MS
SLA 99.99%

Arsitektur API Gateway Modern

2 min read
4 views
api gatewaykeamananmicroservicesinfrastruktur

Sebuah API Gateway lebih dari sekadar proxy; ia adalah "Pintu Depan" penting dari seluruh sistem terdistribusi Anda.

Peran Gateway Modern

Dalam lingkungan perusahaan, sebuah gateway harus menangani masalah lintas-fungsi yang seharusnya tidak menjadi perhatian masing-masing microservice:

  1. Autentikasi & Otorisasi: Memvalidasi token JWT/OIDC di edge.
  2. Pembatasan Laju & Throttling: Melindungi layanan downstream dari "noisy neighbors" atau serangan DDoS.
  3. Transformasi Permintaan: Mengonversi protokol (misalnya, gRPC-Web ke gRPC internal).
  4. Telemetri: Logging terpusat, metrik, dan injeksi distributed tracing.

Pola Implementasi

Live architecture
Analyzing Schema...

Arch Note

Interactive logic enabled. Click components in expanded view for technical service definitions.

Layer.0 / Distributed_System_Viz

Praktik Terbaik Keamanan: Pertukaran Token

Alih-alih meneruskan token akses OAuth2 yang besar ke layanan internal, gateway melakukan Pertukaran Token:

  1. Gateway menerima JWT Eksternal.
  2. Gateway memvalidasinya dengan layanan IAM.
  3. Gateway membuat Token Identitas Internal ringan dengan klaim spesifik.
  4. Layanan internal mempercayai token identitas ini untuk otorisasi.

Optimasi Kinerja

Menggunakan Envoy Proxy atau Nginx dengan filter Lua/Go khusus dapat mencapai overhead di bawah satu milidetik. Di IDS Indonesia, kami memanfaatkan pola serupa untuk memastikan data keuangan tetap aman tanpa mengorbankan pengalaman pengguna.