Membangun aplikasi backend yang scalable membutuhkan pemikiran tentang seluruh siklus hidup sebuah request. Mulai dari latency, keamanan, integritas data, hingga horizontal scalability.
Perjalanan Saya
Saya memulai perjalanan saya sebagai seorang full-stack engineer, berpindah-pindah antara React dan Node.js. Namun, saya segera menyadari bahwa meskipun membangun UI itu memuaskan, kompleksitas sebenarnya seringkali terletak di balik layar.
Peralihan ke Backend
Ketika saya mulai bekerja pada sistem fintech, tantangannya menjadi jauh lebih penting:
- Apa yang terjadi jika sebuah database transaction gagal di tengah jalan?
- Bagaimana cara menangani jutaan request tanpa menurunkan performa?
- Apa implikasi dari network latency?
Pertanyaan-pertanyaan ini membawa saya untuk menyelami lebih dalam tentang distributed systems, Golang, dan relational databases. Perasaan membangun infrastruktur yang andal dan kuat menjadi passion saya.